Abstract :
ABSTRAK
Mei Nopitasari
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KULITAS HIDUP PASIEN
GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISIS DI KLINIK
GINJAL DAN HIPERTENSI LESTARI BMS JRAKAH SEMARANG
xiv + 125 Hal + 8 Tabel + 2 Gambar + 17 Lampiran
Latar Belakang : Pasien GGK pasti mengalami penurunan kinerja ginjal yang
membuat terapi hemodialisisi menjadi diperlukan. Terapi Hemodialisis
membutuhkan waktu panjang yang harus dilakukan seumur hidup, sehingga
pasien mengalami perubahan berbagai aspek kualitas hidup, termasuk fisik,
psikologis, sosial dan lingkungan maka dibutuhkan dukungan sosial guna
membantu pasien mengoptimalkan kualitas hidupnya. Tujuan penelitian
mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup.
Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian
asosiatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 86
responden dengan teknik purposive sampling untuk kriteria inklusinya pasien ggk
yang mampu berkomunikasi secara verbal, kesadaran composmentis dan
kooperatif. Kuesioner dukungan sosial MOS Social Support Survey dan kuesioner
kualitas hidup World Healt Organization of Life-BREF (WHOQOL-BREF).
Teknik analisa data korelasi Rank Spearman. Penelitian lulus Ethical Clearance
dengan no: 38/EC-LPPM/UWHS/IV-2024.
Hasil : Hasil uji rank spermean didapatkan nilai keeratan hubungan r = 0,457
dengan nilai signifikan menunjukkan p value 0.000 (p<0.05), maka H0 ditolak
berarti antar variabel terdapat hubungan signifikan.
Kesimpulan : Terdapat hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien
gagal ginjal kronik dengan hemodialisis di Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari
BMS Jrakah Semarang.