DETAIL DOCUMENT
Analisis Biaya dan Pendapatan Usahatani Tebu di Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto” Skripsi. Jurusan Agrobisnis.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Putra
Author
Yohanes Ade, Kurniawan
Subject
SB Plant culture 
Datestamp
2020-11-24 05:32:53 
Abstract :
Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA), baik flora, fauna dan tanah yang begitu amat subur. Tanaman apapun mudah tumbuh subur di tanah air Indonesia tercinta ini. Saat ini produksi gula dalam negeri belum mampu mencukupi konsumsi, baik konsumsi langsung maupun konsumsi tidak langsung. Kekurangan gula untuk mencukupi kebutuhan konsumsi tersebut masih harus disediakan melalui impor. Usahatani memiliki empat unsur pokok. Unsur pokok yang ada dalam usahatani yang pertama adalah lahan. Lahan merupakan tempat kegiatan produksi dan tempat tinggal keluarga petani. Unsur pokok yang kedua dalam usahatani adalah tenaga kerja. Unsur pokok ketiga yang ada dalam usahatani adalah modal. modal merupakan hasil perpaduan faktor produksi lahan dan tenaga kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah petani tebu di dalam kelompok tani di Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. Kriteria yang di gunakan dalam pemilihan responden adalah bersedia di wawancara dengan menggunakan panduan kuisioner yang telah disediakan. Wilayah Penelitian di Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Kecamatan Kemlagi merupakan salah satu dari 18 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto dengan luas wilayah 8.258 km2. Pusat pemerintahan Kecamatan Kemlagi berjarak 20 km dari Ibu kota Kabupaten Mojokerto. Pendapatan Rata-rata usahatani tebu per hektar adalah Rp.21.243.188,- hasil ini didapat dari pendapatan keseluruhan responden di bagi dengan luas lahan keseluruhan responden. 

File :
Untitled.pdf
Institution Info

Universitas Wijaya Putra