Abstract :
Keputusan investasi adalah satu bentuk keputusan yang berhubungan dengan aktiva apa yang hendak dimiliki suatu perusahaan sebagai bentuk investasinya yang meliputi investasi pada sektor riil atau investasi keuangan. Hasil keputusan ini digambarkan dalam struktur aktiva. Dalam aktiva lancar terdapat tiga bentuk kebijakan investasi perusahaan. Kebijakan tersebut meliputi kebijakan konservatif, moderat dan agresif. Kebijakan agresif merupakan suatu kebiajkan yang diambil perusahaan dengan mempertahankan jumlah hutang lancar yang relatif besar. Kebijakan konservatif sebaliknya dan kebijakan moderat berada di tengah-tengah atau diantara dua kebijakan tersebut. Keputusan pembelanjaan adalah suatu bentuk keputusan bagaimana aktivaaktiva tersebut didanai. Keputusan pembelanjaan ini berhubungan erat dengan kombinasi antara hutang dan modal sendiri yang digunakan untuk pembelanjai aktiva tersebut. Terdapat tiga alternatif kebijakan pendanaan modal kerja yaitu kebijakan moderat kebijakan agresif (ketat) dan kebijakan konservatif (longgar). Variabel investasi aktiva lancar didapat dari rasio antara aktiva lancar dan total aktiva, sedangkan variabel pendanaan modal kerja diperoleh dari rasio antara hutang lancar dan total aktiva. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan namun tidak terlalu kuat atau lemah antara kebijakan investasi aktiva lancar dengan pendanaan modal kerja meskipun menurut beberapa sumber tidak terdapat hubungan antara kedua kebijakan tersebut.