Institusion
Universitas Wijaya Putra
Author
H A R T A T I, H A R T A T I
Subject
JQ Political institutions Asia
Datestamp
2021-01-20 06:57:34
Abstract :
Organisasi membutuhkan adanya faktor sumber daya manusia yang potensial baik pemimpin maupun pegawai pada pola tugas dan pengawasan yang merupakan penentu tercapainya tujuan organisasi. Sumber daya manusia merupakan tokoh sentral dalam organisasi maupun organisasi. Agar aktivitas manajemen berjalan dengan baik, organisasi harus memiliki pegawai yang berpengetahuan dan berketrampilan tinggi serta usaha untuk mengelola organisasi seoptimal mungkin sehingga kinerja pegawai meningkat. Penelitian ini menggunakan penelitian kuaantitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomonologi adalah suatu bentuk pendekatan atas gejalagejala yang terjadi dan dengan kondisi yang ada. Berdasar hasil analisis, pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian yang telah tersaji dalam bab sebelumnya, maka kesimpulan yang didapat adalah : 1. Hasil pengujian hipotesis secara simultan diperoleh nilai signifikansi untuk variabel gaya kepemimpinan sebesar 0,005 sedangkan untuk variabel motivasi berprestasi sebesar 0,002, nilai singnifikansi tersebut lebih kecil dari nilai a (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan (X 1 ), dan motivasi berprestasi (X 2 ) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan. 2. Hasil pengujian hipotesis secara simultan diperoleh hasil untuk singifikansi nilai F hitung pada Anova adalah sebesar 0,000 yang berarti bahwa nilai singnifikansi tersebut lebih kecil dari nilai a (0,05). Kesimpulan yang didapat bahwa gaya kepemimpinan (X 1 ), dan motivasi berprestasi (X 2 ) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan. 3. Berdasar hasil analisis data diperoleh bahwa nilai Standardized Coefficient Beta dari kedua variabel pengaruh dimensi yang terdiri dari gaya kepemimpinan (X 1 ), dan motivasi berprestasi (X 2 ), yang tertinggi adalah sebesar 0,743 yaitu variabel motivasi berprestasi (X 2 ). Dengan demikian bahwa dari kedua variabel bebas dalam penelitian ini yang dianggap dominan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai (Y) di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan adalah variabel motivasi berprestasi (X 2 ).