Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas audit tahun sebelumnya, kepemilikkan perusahaan, dan pertumbuhan kondisi keuangan terhadap opini going concern. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2018. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan, jumlah sampel seluruhnya adalah 243 dalam periode pengamatan 3 (tiga) tahun. Tekhnik sampling yaitu metode purposive sampling.
Data dianalisis dengan menggunakan model analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit tahun sebelumnya dan pertumbuhan kondisi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap opini going concern, sedangkan kepemilikkan perusahaan berpengaruh signifikan terhadap opini going concern.