Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Rasio lancar, Perputaran persediaan, dan Margin laba kotor terhadap Pemilihan metode persediaan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2016-2018. Metode sampel yang dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh 10 sampel. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2016- 2018. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan alat bantu SPSS. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan regresi logistik menyatakan bahwa Rasio lancar dan Perputaran persediaan tidak berpengaruh positif terhadap pemilihan metode persediaan sedangkan Margin laba kotor berpengaruh terhadap pemilihan metode persediaan.