Abstract :
Penggunaan metode akuntansi yang berbeda akan menimbulkan dampak yang berbeda pula. Metode akuntansi yang dipilih dapat mempengaruhi laba yang akan dilaporkan, jumlah pajak yang akan dibayar, dan nilai rasio yang di hasilkan dari neraca (Harrison, et al.2012). Dalam pemilihan metode akuntansi persediaan,terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan metode tersebut. Faktorfaktor yang mempengaruhi hal itu antara lain variabilitas persediaan, ukuran perusahaan, rasio lancar, dan Harga Pokok Penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan adanya pengaruh Variabilitas Persediaan, Ukuran Perusahaan, Rasio Lancar, dan Variabilitas Harga Pokok Penjualan terhadap Pemilihan Metode Akuntansi Persediaan.Metode penelitian yang digunakan ialah uji t, uji f dan analisis regresi . Sampel penelitian ini pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013 sampai dengan 2015 yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan ketentuan perusahaan manufaktur yang secara konsisten hanya menggunakan satu metode akuntansi persediaan yaitu FIFO dan rata-rata. Ada 19 perusahaan yang memenuhi kriteria, 6 perusahaan menggunakan FIFO dan 13 perusahaan menggunakan rata-rata tertimbang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabilitas Persediaan secara parsial tidak berpengaruh terhadap pemilihan metode akuntansi persediaan. Ukuran perusahan secara parsial tidak berpengaruh terhadap pemilihan metode akuntansi persediaan. Rasio lancar secara parsial tidak berpengaruh terhadap pemilihan metode akuntansi persediaan. Variabilitas harga pokok penjualan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pemilihan metode akuntansi persediaan. Sedangkan secara simultan variabel variabilitas persediaan, variabel ukuran perusahaan, variabel rasio lancar, variabel harga pokok penjualan berpengaruh terhadap pemilihan metode akuntansi persediaan.