Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan publik, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer goods sub sektor makanan dan minuman tahun 2015-2018. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 15 sampel perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan (annual report) perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS versi 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan publik, dan umur perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko.