Abstract :
Dalam penelitian ini yang menjadi tujuan yaitu untuk mengetahui saham-saham LQ 45 di Bursa Efek Indonesia yang tergolong dalam portofolio optimal periode Februari 2014-Januari 2016. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besarnya proporsi dana masing-masing saham dalam pembentukan portofolio optimal.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh saham perusahaan yang masuk dalam LQ 45 periode Februari 2014-Januari 2016 sebanyak 55 perusahaan.Sedangkan teknik pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 34 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah model indeks tunggal.Tolak ukur yang digunakan untuk menentukan bahwa saham-saham tersebut termasuk dalam potofolio optimal adalah apabila saham?saham tersebut mempunyai nilai Excess Return To Beta lebih tinggi dari nilai cut off rate (ERB>Ci).Hasil analisis mendapatkan bahwa Terdapat 7 saham yang memenuhi kriteria pembentukan portofolio optimal yaitu :AKRA (AKR Corporindo Tbk), PTPP (PP (persero) Tbk), WSKT (Waskita Karya (Persero) Tbk), UNVR(Unilever Indonesia Tbk), TLKM (Telekomunikasi Indonesia (persero) Tbk), GGRM (Gudang Garam Tbk), dan ADHI (Adhi Karya (persero) Tbk) serta proporsi dana masing-masing saham untuk membentuk portofolio yang optimal adalah 0,249435 (24,94%) untuk saham AKRA (AKR Corporindo Tbk), 0,261057(26,11%) untuk saham PTPP (PP (persero) Tbk), 0,262119 (26,21%) untuk saham WSKT (Waskita Karya (Persero) Tbk), 0,109189 (10,92%) untuk saham UNVR(Unilever Indonesia Tbk), 0,081667 (8,17%) untuk saham TLKM(Telekomunikasi Indonesia (persero) Tbk), 0,034656 (3,47%) untuk saham GGRM (Gudang Garam Tbk), 0,001878 (0,19%) untuk saham ADHI (Adhi Karya(persero) Tbk).