Abstract :
Dengan adanya penilaian kinerja karyawan, selain berguna bagi pihak manajemen dalam pengambilan keputusan, karyawan juga dapat mengetahui tingkat keberhasilannya dalam menjalankan tugasnya sehingga mereka dapat termotivasi untuk mempertahankan atau melakukan pekerjaannya dengan lebih baik lagi, walaupun hanya bagi sebagian kecil karyawan hanya untuk mempertahankan eksistensinya di perusahaan untuk menghindari skorsing atau pemutusan hubungan kerja yang dikarenakan kurang memenuhi standard minimal dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan bagian Operasioanl PT. Kereta Api Indonesia ( Persero ) Daop VIII Surabaya. Sampelnya diambil dari seluruh populasi sebanyak 50 orang karyawan bagian Operasioanl PT. Kereta Api Indonesia ( Persero ) Daop VIII Surabaya yang sudah bekerja selama minimal 1 tahun. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa berdasarkan Uji F yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa ada pengaruh secara simultan antara variabel kompetensi (X1) dan motivasi (X2) terhadap kinerja karyawan. Terdapat pengaruh secara parsial antara kompetensi (X1) dan motivasi (X2) terhadap kinerja karyawan. Motivasi mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan karyawan. Ini terlihat pada nilai beta variabel motivasi sebesar 0,525 lebih besar dari nilai beta variabel kompetensi yang hanya sebesar 0,285.
Kata Kunci : kompetensi motivasi dan kinerja karyawan