Abstract :
Setiap investor membutuhkan informasi yang relevan untuk dijadikan bahan pertimbangan pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Untuk itu seorang investor harus mempertimbangkan ekonomi makro yang bisa membantu investor dalam membuat keputusan investasi. Indeks harga saham merupakan salah satu pedoman investor dalam berinvestasi, salah satu indeks harga saham yang ada di Indonesia adalah Indeks Harga Saham Gabungan, yakni indikator atau cerminan pergerakan harga saham. Indeks merupakan salah satu pedoman bagi investor untuk melakukan investasi di pasar modal, khususnya saham. Banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap IHSG salah satunya adalah suku bunga SBI, inflasi dan nilai kurs Dollar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel suku bunga,kurs dollar dan inflasi secara simultan dan parsial terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah data perkembangan nilai kurs rupiah/dollar AS, tingkat suku bunga SBI dan laju inflasi pada setiap bulan pengamatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan nilai IHSG pada setiap akhir bulan pengamatan periode 2010 - 2013 pada Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan Bahwa variabel suku bunga SBI, Inflasi dan nilai kurs rupiah/dollar AS secara simultan (bersama-sama) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IHSG. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa variabel suku bunga SBI, Inflasi dan nilai kurs rupiah/dollar AS secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IHSG. Dari nilai Koefisien beta dapat diketahui bahwa variable inflasi mempunyai pengaruh yang dominan terhadap IHSG.
Kata Kunci: Suku Bunga SBI, Inflasi, Nilai kurs rupiah/dollar AS dan IHSG