DETAIL DOCUMENT
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah Keriting di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Ginting, Namira Widiana
Handayani, Migie
Prasetyo, Edy
Subject
Animal and Agricultural Sciences 
Datestamp
2025-01-24 08:56:35 
Abstract :
Cabai merah keriting merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis tergolong tinggi dan memiliki potensi pasar yang terus meningkat. Petani cabai merah keriting memanfaatkan keadaan untuk mengoptimalkan pendapatan usahataninya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk, jumlah pestisida, dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani cabai merah keriting. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2023 di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Batur merupakan salah satu desa penghasil cabai merah keriting terbesar di Kecamatan Getasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penentuan sampel dipilih secara acak dari 800 petani yang terdiri dari 30 kelompok tani, sehingga populasi yang diambil untuk sampel 15-20% atau 4 orang perkelompok tani maka dibutuhkan 120 orang dari total populasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah two stage cluster random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, profitabilitas, one sample t-test, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usahatani pada rata-rata luas lahan petani 0,2 ha secara berturut- turut adalah sebesar Rp22.954.245/MT, Rp43.502.604/MT, dan Rp20.548.359/MT. Profitabilitas yang didapatkan jika dalam persentase sebesar 117%. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel luas lahan, jumlah benih, dan jumlah pupuk berpengaruh terhadap pendapatan usahatani cabai merah keriting, sedangkan variabel jumlah pestisida dan jumlah tenaga kerja secara parsial tidak berpengaruh terhadap pendapatan usahatani cabai merah keriting. 
Institution Info

Universitas Diponegoro