DETAIL DOCUMENT
Strategi Pengembangan Program Pertanian Perkotaan (Urban Farming) di Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Nurhidayah, Rosalinda
Mariyono, Joko
setiyawan, Hery
Subject
Animal and Agricultural Sciences 
Datestamp
2025-01-24 08:57:00 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor eksternal dan strategi pengembangan program urban farming di Kecamatan Gajahmungkur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2023 di Kecamatan Gajahmungkur. Lokasi penelitian yaitu di Kelompok Tani Gunung Joget, Sekar Tani, dan Kelompok Wanita Tani Puspitasari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan informan sejumlah 22 orang yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan empat perwakilan anggota kelompok tani serta penyuluh pertanian di Kecamatan Gajahmungkur. Sumber data yang akan digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan Eksternal Factor Evaluation (EFE) dan analisis PESTLE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan EFE skor pada peluang 1,96 lebih besar dari skor ancaman 0,89 dengan total nilai bobot keduanya sebesar 2,85. Peluang insentif dan kebijakan pemerintah harus dimaksimalkan, sedangkan ancaman ivestasi dan peralatan yang mahal harus diminimalisir, sehingga pengembangan program pertanian perkotaan di Kecamatan Gajahmungkur dapat dicapai. Berdasarkan Analisis PESTLE terhadap faktor-faktor eksternal program pertanian perkotaan diperoleh beberapa strategi, yaitu: (1) Meningkatkan sosialisasi pada pelaksanaan peraturan urban farming; (2) Melakukan evaluasi dan pengkajian sebelum membuat regulasi baru; (3) Membangun kemitraan dengan konsumen atau produsen saprodi; (4) Mengembangkan pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah; (5) Membangun merek dan pasar pada produk sayur organik; (6) Menyediakan bantuan saprodi dan kunjungan antar pelaku usaha; (7) Pengadaan teknologi pertanian terkini yang ditunjang kolaborasi dan inovasi; (8) Memaksimalkan keterlibatan dan peran penyuluh terhadap kelompok tani; (9) Melakukan diversifikasi dan inovasi budidaya tanaman. Kata kunci: kelompok tani, pestle, pengembangan, strategi, urban farming 
Institution Info

Universitas Diponegoro