Abstract :
Strategi pengendalian harga adalah berbagai pendekatan yang untuk memastikan bahwa organisasi mencapai tujuan dan sasarannya dengan efektif dan efisien serta untuk menjaga harga barang dan jasa pada tingkat tertentu guna mencegah inflasi, atau ketidakseimbangan pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi pengendalian harga beras premium di Perum BULOG Kantor Cabang Semarang, menentukan prioritas alternatif strategi pengendalian harga beras premium di Perum BULOG Kantor Cabang Semarang. Penelitian dilakukan pada bulan Desember - Januari 2024 di Perum BULOG Kantor Cabang Semarang, dengan pertimbangan Perum BULOG berperan dalam usaha pengendalian harga pangan termasuk beras Premium. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan wawancara pengisian kuesioner kepada 25 responden yang ditentukan secara purposive dengan responden yang dilibatkan dalam penelitian ini terdiri dari pihak Perum BULOG, Mitra Kerja, Rumah Pangan Kita (RPK), konsumen beras premium. Analisis mengunakan metode deskriptif dengan analisis internal dan eksternal adalah matriks IFAS, matriks EFAS dan matriks SWOT dan analisis untuk menentukan prioritas strategi menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil yang didapatkan yaitu lingkungan internal terdiri dari faktor kekuatan dan kelemahan, sedangkan untuk faktor eksternalnya terdapat peluang dan ancaman dengan strategi agresif SO dan Prioritas alternatif strategi yang sudah dilakukan dengan superdecition 2.10 secara berurutan yaitu: (1) meningkatkan efektivitas rantai pasok, (2) meningkatkan efektivitas distribusi, (3) optimasi proses pasca panen, (4) meningkatkan monitoring dan pengendalian stok, (5) meningkatkan mapping untuk mitra rumah pangan kita (RPK) wilayah Semarang, (6) Meningkatkan Kerjasama dengan rumah pangan kita (RPK) untuk branding beras premium agar lebih merata dan dikenal banyak orang.
Kata Kunci: beras, harga, strategi, SWOT