Abstract :
Kabupaten Jepara merupakan salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan kerajinan dan olahan kayunya. Selain karena olahan kayu, Kabupaten Jepara juga terkenal karena alamnya. Letak Kabupaten Jepara yang berada di kawasan utara Pulau Jawa dan memiliki kepulauan, memberikan pengaruh besar
pada daya tarik wisata daerah. Salah satu strategi untuk mengembangan potensi daerah tersebut adalah diadakannya acara dan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) berskala internasional. MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) adalah kegiatan wisata yang melayani
pelaku wisata kelompok dalam melakukan pertemuan untuk membahas masalah tertentu, melakukan kegiatan wisata atas insentif yang diberikan, dan untuk kegiatan pameran dengan dukungan akomodasi dan fasilitas lainnya.Salah satu acara MICE terbesar yang diselenggarakan oleh Kabupaten Jepara adalah Jepara International Furniture Buyer Week yang merupakan
rangkaian pameran furnitur kelas dunia dan seminar mengenai furnitur. Kegiatan tersebut didorong oleh pemerintah dengan harapan mampu meningkatkan perekonomian serta pariwisata di Kabupaten Jepara. Namun pada kenyataannya, acara MICE berskala internasional ini belum mampu memenuhi kriteria
internasional. Peserta kegiatan tidak diwadahi pada sebuah fasilitas khusus yang mampu memfasilitasi seluruh rangkaian acara dari pembukaan hingga penutupan, melainkan harus menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh pribadi untuk melakukan
pameran tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sebuah fasilitas berupa kawasan pusat MICE bertaraf internasional didukung dengan akomodasi Resort Hotelmenggunakan pendekatan Eco-Culture Tourism melalui potensi alam dan budaya lokal Kabupaten Jepara sebagai orientasi para pelaku wisatawan bisnis baik dari regional maupun internasional sehingga mampu mewadahi kegiatan MICE.
Kata Kunci: MICE; Resort Hotel; Eco-Culture Tourism