DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BAHARI MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE DI SELANGAN CITY KOTA BONTANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Tiara, Hawa Aurahma
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2025-01-06 04:26:37 
Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai pengembangan kampung wisata berbasis collaborative governance di Selangan City sebagai destinasi wisata bahari di Kota Bontang. Paradigma kolaborasi dapat berkembang karena pemerintah bukan hanya satu-satunya aktor dalam pembangunan yang memengaruhi pengembangan salah satu kampung wisata bahari. Penelitian ini berupaya melihat peran dari berbagai aktor dan kerjasama sehingga menciptakan sebuah kolaborasi dalam pengembangan pariwisata khususnya pada pariwisata bahari. Penelitian ini difokuskan dengan kolaborasi antar stakeholder melalui pendekatan collaborative governance dengan beberapa aspek proses kolaborasi dan pengembangan ini direalisasikan melalui program CSR PT Badak LNG. Riset ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan data yang dalam pengumpulannya dilakukan dengan wawancara dengan Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, Staf (Corporate Social Responsibility) CSR PT. Badak LNG, dan masyarakat Kampung Selangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya proses pengembangan Kampung Selangan dengan kolaborasi melalui berbagai aktor yakni pemerintah, swasta, serta masyarakat telah berjalan dengan baik dalam memperhatikan beberapa aspek pada pendekatan collaborative governance serta diselaraskan dengan regulasi yang ada. Meskipun program ini sudah berjalan dengan lancar, namun pemerintah masih belum terlalu banyak berkontribusi secara aktif dengan memberikan daya dukung yang optimal dengan memberikan program atau memfasilitasi dari segi pariwisata kepada masyarakat setempat seperti infrastruktur, sarana prasana umum yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Selangan City. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah untuk lebih aktif guna mengembangkan, berkontribusi, serta menjaga aktivitas pariwisata supaya bisa berjalan secara beriringan dengan nilai-nilai budaya masyarakat setempat. Kata kunci: Collaborative Governance, Pengembangan, Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat. 
Institution Info

Universitas Diponegoro