DETAIL DOCUMENT
MUSEUM AKUATIK BERARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI KOTA SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
VANIA WHARDHANY, SYAHDA
Subject
Architecture Engineering 
Datestamp
2024-12-17 06:42:42 
Abstract :
Laporan Praktek Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) ini membahas proyek Museum Akuatik Kota Semarang yang dirancang dengan arsitektur bioklimatik. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menggabungkan prinsip-prinsip desain ramah lingkungan dengan peran sebagai pusat pembelajaran dan budaya tentang ekosistem akuatik. Tujuan Museum Akuatik adalah untuk menjadi pusat informasi dan edukasi tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem akuatik yang ada di Kota Semarang. Desain museum ini memanfaatkan elemen iklim lokal Semarang, seperti sinar matahari, angin, dan curah hujan, sehingga membuat lingkungan di dalamnya nyaman dan efisien secara energi. Perancangan berfokus pada penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan dan strategi pencahayaan alami. Selain itu, desain Museum Akuatik mempertimbangkan pola ventilasi alami untuk memaksimalkan sirkulasi udara di dalam ruang. Untuk meningkatkan kenyamanan termal, desain ruang juga mempertimbangkan arah angin dominan. Museum Akuatik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk pelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan kota Semarang melalui desain berarsitektur bioklimatik. Ini akan menjadi contoh bangunan berkelanjutan yang tidak hanya memperhatikan kebutuhan manusia tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan sekitar. Kata Kunci: Museum Akuatik; Arsitektur Bioklimatik; Kota Semarang. 
Institution Info

Universitas Diponegoro