DETAIL DOCUMENT
MEMBANGUN BENTENG DENMARK : PERUBAHAN KEBIJAKAN SUAKA DAN PENGUNGSI DENMARK ERA METTE FREDERIKSEN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Murti, Maximilianus Pramudya Krisna
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2025-01-16 02:20:17 
Abstract :
Denmark merupakan negara yang pertama meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951. Denmark juga memberikan kelonggaran bagi para pencari suaka melalui ?aliens act? di mana terdapat penyetaraan antara status pengungsi de facto dan pengungsi di bawah konvensi PBB. Hak reunifikasi keluarga juga dijamin bagi para pengungsi di Denmark. Dengan kondisi dan latar belakang yang demikian Denmark seharusnya memiliki sikap pro dengan datangnya pengungsi dan pencari suaka. Faktanya, pada pemerintahan Mette Frederiksen kebijakan Denmark mengalami perubahan ke arah anti terhadap pengungsi hingga adanya visi Zero Asylum Seeker yang menginginkan Denmark bebas dari pencari suaka. Fenomena perubahan ini mendorong penulis untuk menjawab terkait alasan dari perubahan kebijakan tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan alasan terjadinya perubahan kebijakan pengungsi dan pencari suaka Denmark era Mette Frederiksen. Menggunakan teori decision making, khususnya external dan internal setting oleh Snyder, penulis hendak menguraikan faktor-faktor terbentuknya kebijakan anti pengungsi dan pencari suaka tersebut. Penelitian dilangsungkan menggunakan metode kualitatif dan bersifat eksplanatif. Data-data yang didapat menggunakan data sekunder seperti data dari media, pernyataan pemerintah, serta situs resmi dari pemerintah Denmark. Hasil dari penelitian ini, penulis menemukan bahwa perubahan kebijakan pengungsi Denmark disebabkan karena faktor eksternal dan internal seperti kebijakan negara lain dan nilai serta homogenitas Denmark, yang kemudian membentuk sebuah struktur, lalu mengalami proses sosial sehingga membentuk keputusan yang anti terhadap pengungsi. Faktor-faktor ini yang kemudian menjadi pendorong bagi perumusan kebijakan Denmark terhadap pengungsi dan pencari suaka. Kata Kunci : Decision Making, Denmark, Kebijakan Pengungsi, Zero Asylum Seeker 84. Hubungan Internasional 2024 
Institution Info

Universitas Diponegoro