Institusion
Universitas Diponegoro
Author
TAMPUBOLON, MARIA JESSICA
Subject
Social Science and Political Science
Datestamp
2025-01-16 02:14:36
Abstract :
Perkembangan tren perekonomian dunia disebabkan oleh semakin
beragamnya macam permintaan dan daya produksi supply negara, namun hal ini
tidak menjamin perkembangan kesejahteraan dan akses masyarakat yang merata
terhadap manfaat pertumbuhan ekonomi yang ada sehingga menuntut negara untuk
beradaptasi melalui mekanisme kerjasama internasional yang lebih kompleks sesuai
konteks. Melalui Financial Inclusion Action Plan, G20 berusaha menciptakan
agenda yang berupaya untuk menciptakan tatanan ekonomi internasional yang lebih
aksesibel terhadap kelompok masyarakat rentan seperti UKM. Komitmen Indonesia
untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip inklusif dilakukan melalui berbagai
macam kebijakan ekonomi, seperti Diplomasi Ekonomi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana peran pemerintah
menyelenggarakan diplomasi ekonomi yang inklusif terhadap UKM melalui
implementasi prinsip FIAP G20. Menggunakan kerangka analisis teori rezim
internasional dan diplomasi ekonomi, penelitian dilakukan melalui metode
penelitian tipe eksplanatif dengan teknik pengumpulan data studi literatur dan
wawancara.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa FIAP G20 terbukti turut
mempengaruhi regulasi/strategi pemerintah untuk menyelenggarakan kebijakan
ekonomi inklusif di tingkat nasional maupun internasional melalui serangkaian
diplomasi ekonomi. Dalam penyelenggaraan diplomasi ekonomi inklusif terhadap
kelompok UKM, pemerintah sudah melakukan perencanaan melalui regulasi dan
pemetaan program yang cukup baik namun masih banyak ruang-ruang yang harus
dikembangkan untuk mencapai inklusivitas yang baik.
Kata kunci: FIAP, Inklusif, G20, diplomasi ekonomi, UKM
96. Hubungan Internasional 2024