Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Pradana, Alvito
Yuniati, Renni
Radityastuti, Radityastuti
Subject
Medicine
Datestamp
2024-12-16 02:42:32
Abstract :
Latar Belakang: Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi parasit Sarcoptes scabiei. Tungau ini bereproduksi pada permukaan kulit, lalu masuk ke dalam kulit dengan membentuk terowongan untuk bertelur, sehingga bisa menyebabkan rasa gatal yang sangat mengganggu. Penyakit ini bisa menyebar dengan cepat melalui kontak fisik seperti, dalam lingkungan keluarga, play group anak, sekolah, panti jompo, atau pesantren. di Kota Pati yang mana di kota ini terdapat prevalensi penyebaran skabies tertinggi di Jawa Tengah yaitu 84,8%. Salah satunya adalah Pondok pesantren Yanbu?ul Qur?an Boarding School 1 Kota Pati.
Tujuan: Mengevaluasi tingkat pengetahuan tentang skabies pada santri SMP dan SMA Ponpes Yanbuul Qur?an Boarding School 1 Pati yang diikuti pengisian kuisioner seputar skabies.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan rancangan studi belah lintang (cross sectional) yaitu penelitian ini dilakukan dalam satu waktu secara bersamaan. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode stratified random sampling. Sampel penelitian adalah 87 santri laki-laki yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di Ponpes Yanbuul Qur?an Pati. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji fischer exact.
Hasil: Sampel penelitian adalah 87 santri laki-laki SMP dan SMA Ponpes Yanbuul Qur?an Pati. Didapatkan hasil dimana 49 santri SMP dan 29 santri SMA memiliki pengetahuan yang baik, sedangkan 5 santri SMP dan 4 santri SMA memiliki pengetahuan yang kurang baik. Dari total 87 santri SMP dan SMA ditemukan 2 santri SMA yang tidak menderita skabies. Dengan uji chi-square didapatkan nilai p sebesar 0,671 (p<0,05) maka secara statistik tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan tentang skabies. Lalu dari hasil uji fischer exact didapatkan hasil p sebesar 0,141 (p<0,05) maka secara statistik tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan terhadap kejadian skabies di Ponpes Yanbuul Qur?an Pati.
Simpulan: Tidak ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan tentang skabies di Ponpes Yanbuul Qur?an Pati.
Kata Kunci: Kejadian penyakit kulit skabies, Tingkat pendidikan, Tingkat pengetahuan