Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Octavianingrum, Putri
Vidyahayati, Indah Lestari
Nugraheni, Arwinda
Subject
Medicine
Datestamp
2024-12-17 04:21:52
Abstract :
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan perubahan warna pada resin komposit nanofiller akibat perendaman teh hijau dan teh hitam selama 7, 14, dan 21 hari.
Metode: Penelitian eksperimental dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT) menggunakan 33 sampel resin komposit nanofiller, dibagi menjadi tiga kelompok: perendaman teh hijau, teh hitam, dan akuades. Setiap sampel direndam selama 15 menit pada hari ke-7, 14, dan 21. Pengukuran perubahan warna dilakukan dengan chromameter dan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, ANOVA, Kruskal-Wallis, serta uji post-hoc LSD. Hasil: Uji statistik menunjukkan perubahan warna signifikan pada semua kelompok. Pada hari ke-7, analisis One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,001), sementara pada hari ke-14 dan ke-21, uji Kruskal-Wallis juga menunjukkan perbedaan signifikan (p <0,05). Perubahan warna lebih besar pada kelompok teh hijau, diikuti teh hitam, dan terkecil pada kelompok kontrol. Hal ini diduga akibat pH teh hijau yang lebih asam,
mempercepat tingkat kelarutan permukaan resin komposit. Kesimpulan: Jenis teh dan durasi perendaman mempengaruhi perubahan warna resin komposit nanofiller, dengan teh hijau memberikan perubahan warna lebih besar dibandingkan teh hitam.
Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengontrol pH larutan, serta
mempertimbangkan faktor klinis seperti saliva dan kebersihan mulut.
Kata kunci: Teh hijau, teh hitam, perubahan warna, resin komposit nanofiller