Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Hamami, Faadhil
Saebani, Saebani
MUNDHOFIR, FARMADITYA EKA PUTRA
Subject
Medicine
Datestamp
2024-12-19 06:39:25
Abstract :
Latar Belakang: Penyalahgunaan minuman beralkohol di Indonesia, menimbulkan risiko kesehatan, termasuk keracunan dan kematian. Metanol dimetabolisme menjadi senyawa toksik seperti formaldehida dan asam format sehingga menyebabkan kerusakan organ. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian cimetidine terhadap gambaran histopatologi ginjal pada tikus Wistar yang diberi metanol dosis LD50. Metode Penelitian: Uji eksperimental dengan rancangan penelitian pendekatan post-test only control group design Hasil: Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada histopatologi tubulus antara kelompok kontrol (K0) dengan kelompok perlakuan P1 (LD50 metanol), P2 (LD50 metanol + cimetidine 10 mg/kgBB), dan P3 (LD50 metanol + cimetidine 20 mg/kgBB). Perbedaan bermakna juga ditemukan antara kelompok P1 dengan P3, serta antara P2 dan P3. Analisis histopatologi pada endotel, glomerulus, dan inflamasi menggunakan uji Chi-Square dan Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan, dengan nilai p masing-masing 1,000 untuk endotel, 0,406 untuk glomerulus, dan 1,000 untuk inflamasi (p > 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian cimetidine terhadap gambaran histopatologi organ ginjal tikus Wistar pada pemberian metanol dosis LD50.
Kata Kunci: Metanol, Ginjal, Cimetidine, Intoksikasi