Abstract :
Latar Belakang: Pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang parenkim paru-paru,yang biasanya disebabkan oleh berbagai mikroorganisme bakteri, virus, jamur dan parasit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi luaran pneumonia pada anak usia 0-5 tahun di RSUP Kariadi Semarang
Metode: Penelitian ini menggunakan retrospektif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sedangkan data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa catatan medik pasien anak yang terdiagnosa pneumonia di RSUP Kariadi Semarang pada periode 2021-2023.Populasi dalam peneitian ini adalah pasien anak dengan pneumonia. Sampel diambil dengan Teknik consecutive random sampling.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor jenis kelamin, usia, gejala (diare, muntah, demam, sesak, batuk, wheezing, retraksi, dan ronkhi), lama sakit, terapi, lama perawatan, penyakit penyerta (penyakit genetik dan penyakit jantung) dam status gizi tidak memiliki hubungan yang signifikan, dikarenakan p> 0,05.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin umur, gejala (diare, muntah, demam, sesak, batuk, wheezing, ronkhi, dan retraksi), terapi, lama perawatan, lama sakit, penyakit penyerta (penyakit jantung, penyakit penyerta) terhadap luaran pasien pneumonia anak di RSUP Kariadi Semarang.
Keyword: Pneumonia