DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Ekstrak Etanol Kayu Bajakah (Spatholobus littoralis Hask) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Salmonella enterica serovar Typhi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Pratama, Fahmi Yanuar Dwi
Farida, Helmia
FIRMANTI, STEFANI CANDRA
Hapsari, Rebriarina
Subject
Medicine 
Datestamp
2024-12-19 07:25:12 
Abstract :
Latar belakang: Masalah resistensi antibiotik pada bakteri E. coli dan S. Typhi di Indonesia kian meningkat. Meningkatnya kejadian resistensi antibiotik menyebabkan pemerintah menyarankan pemanfaatan obat-obatan herbal yang mempunyai kandungan antimikroba. Kayu bajakah (Spatholobus littoralis Hask) merupakan tanaman herbal yang banyak dikonsumsi oleh sebagian masyarakat di Indonesia dan dipercaya mempunyai efek antibakteri. Tujuan: Mengetahui pengaruh efek antibakteri ekstrak etanol kayu bajakah terhadap pertumbuhan E. coli dan S. Typhi. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan rancangan posttest control group design dengan 1 kelompok kontrol positif, 6 kelompok eksperimental (ekstrak etanol kayu bajakah 6.25, 12.5, 25, 50, 75, dan 100%b/v), 1 kelompok kontrol negatif menggunakan metode dilusi cair pada uji daya hambat dan pour plating pada uji daya bunuh. Dilakukan pengamatan pada pertumbuhan E. coli ATCC 25922 dan S. Typhi ATCC 14028 dengan menilai KHM (Kadar Hambat Minimal) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM). Hasil: Pada uji daya hambat didapatkan kejernihan secara visual pada perlakuan ekstrak etanol kayu bajakah konsentrasi 75% dan 100%b/v terhadap E. coli (p<0,001) serta konsentrasi 50, 75, dan 100%b/v terhadap S. Typhi (p<0,001). Pada uji daya bunuh masih didapatkan pertumbuhan bakteri pada konsentrasi 6.25, 12.5, 25, 50, 75, dan 100%b/v pada E. coli maupun S. Typhi. Kesimpulan: KHM ekstrak etanol kayu bajakah untuk E. coli dan S. Typhi adalah 75% dan 50%b/v. KBM untuk E. coli dan S. Typhi belum dapat ditentukan berdasarkan pada penelitian ini. Kata Kunci: kayu bajakah, Spatholobus littoralis Hassk, antibakteri, E. coli, S. Typhi, Kadar Hambat Minimal, Kadar Bunuh Minimal, fenolik, tanin, flavonoid, eugenol, metode dilusi 
Institution Info

Universitas Diponegoro