DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERBANDINGAN KEKUATAN PENGELASAN SMAW DAN FCAW PADA BAJA KARBON RENDAH ST37 MENGGUNAKAN METODE UJI IMPAK DAN UJI TARIK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
SINULINGGA, ROBY SHURAMANA
Subject
Engineering 
Datestamp
2024-12-19 04:02:45 
Abstract :
Pengelasan SMAW dan FCAW merupakan jenis pengelasan yang sering digunakan dalam hal konstruksi, terutama dalam industri perkapalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kekuatan pengelasan antara metode SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dan FCAW (Flux-Cored Arc Welding) pada baja karbon rendah ST 37 ketebalan 10mm dengan menggunakan metode uji tarik dengan standart ASTM E8 dan uji impak dengan standart ASTM E23. Baja ST 37 dipilih karena merupakan material yang tergolong kedalam kategori baja karbon rendah yang sering diaplikasikan pada konstruksi kapal seperti pada lambung dikarenakan sifatnya yang lebih elastis dibanding jenis baja karbon lainnya. Sampel las nantinya dihasilkan dengan menggunakan kedua metode pengelasan tersebut, kemudian diuji untuk menentukan kekuatan mekaniknya. Hasil dari penelitian ini mendapatkan rata-rata tegangan tarik tertinggi terdapat pada pengelasan jenis SMAW dengan nilai 501,9 MPa. Nilai impak tertinggi juga terdapat pada pengelasan jenis SMAW dengan nilai 1,12 J/mm². Melalui penelitian ini juga diperoleh bahwa pengelasan terbaik pada baja ST37 ialah menggunakan pengelasan SMAW. Kata Kunci: SMAW, FCAW, Baja ST37, Uji Tarik, Uji Impak. 
Institution Info

Universitas Diponegoro