DETAIL DOCUMENT
Sensitivitas & Spesifisitas USG dalam Mendiagnosis Pasien Apendisitis Akut di RSUD Salatiga Tahun 2019-2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Nasrul, Revina Ghaitsa Sausan
Hadi, Hadi
Ningrum, Farah Hendara
Subject
Medicine 
Datestamp
2024-12-20 07:08:43 
Abstract :
Latar belakang : Apendisitis adalah peradangan pada apendiks vermiformis yang dapat menyebabkan komplikasi serius. USG sering digunakan sebagai metode awal untuk mengidentifikasi kondisi apendisitis dan penentu apakah tindakan bedah diperlukan. Namun, masih terdapat kejadian misdiagnosis antara hasil USG dan temuan intraoperatif. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi sensitivitas dan spesifisitas USG dalam mendiagnosis apendisitis akut. Tujuan : Mengetahui sensitivitas dan spesifisitas USG dalam mendiagnosis apendisitis akut berdasarkan temuan intraoperatif di RSUD Salatiga tahun 2019-2023. Metode : Penelitian deskriptif ini menggunakan data sekunder rekam medis pasien apendisitis akut di RSUD Salatiga tahun 2019-2023 dengan metode purposive sampling sebanyak 100 sampel. Hasil : Mayoritas pasien berusia <40 tahun (81%) dan 58% adalah perempuan. Hasil USG terbanyak yang ditemukan berupa diameter lumen apendiks >6 mm dan struktur non-compressible (51,3%). Temuan intraoperatif paling umum adalah kategori uncomplicated phlegmonous (82%). Sensitivitas USG tercatat 37%, sementara spesifisitasnya belum dapat dinilai. Kesimpulan : Pasien apendisitis akut umumnya berusia <40 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Kriteria USG menunjukkan diameter lumen >6 mm dan struktur non-compressible, dengan temuan intraoperatif uncomplicated phlegmonous. Sensitivitas USG dalam diagnosis apendisitis akut adalah 37%, sedangkan spesifisitasnya belum dapat dinilai. Kata Kunci : Apendisitis, akut, USG, sensitivitas, spesifisitas, temuan intraoperatif 

File :
ABSTRAK.pdf
Institution Info

Universitas Diponegoro