DETAIL DOCUMENT
PRARANCANGAN PABRIK NIKEL SULFAT HEKSAHIDRAT BATTERY GRADE DARI BIJIH NIKEL LATERIT LIMONIT KAPASITAS 28.000 TON/TAHUN DENGAN METODE HYDROMETALLURGY
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Dhiya'ulhaq, Syaikha Butsaina
Qorina, Zahra Nurjannati
Subject
Chemical Engineering 
Datestamp
2024-12-20 07:12:41 
Abstract :
Nikel sulfat (NiSO4) merupakan bahan kimia yang digunakan dalam industri kimia yang bergerak dalam bidang battery grade. Pemanfaatan nikel sulfat terus meningkat dari tahun ke tahun akibat kebutuhan yang dibutuhkan dalam negeri ataupun luar negeri. Nikel sulfat merupakan bahan kimia yang diproduksikan untuk menghasilkan baterai kelas A yang dapat digunakan pada kendaraan listrik. Saat ini, di Indonesia hanya tersedia satu pabrik untuk memenuhi kebutuhan nikel sulfat. Maka dari itu, pendirian pabrik nikel sulfat memiliki peluang yang baik untuk direalisasikan guna meningkatkan perekonomian Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan nikel sulfat. Produksi nikel sulfat membutuhkan 2 bahan baku utama yaitu, bijih nikel laterit limonit dan asam sulfat. Kedua bahan tersebut terdapat di Indonesia dengan kapasitas yang cukup. Proses produksi melalui 7 tahap yaitu, pre-treatment bahan baku, leaching, Metals Removal, pemurnian nikel sulfat, pemurnian cobalt sulfat, pemurnian mangan sulfat, dan pengemasan. Proses produksi nikel sulfat menggunakan metode hydrometallurgy dengan prinsip leaching dengan shrinking core model, metode tersebut dipilih berdasarkan produksi sederhana, tekanan dan suhu yang tepat, menghasilkan kemurnian tinggi, minim limbah yang dihasilkan, bahan baku yang mudah didapatkan di Indonesia, dan produk samping yang dihasilkan memiliki nilai jual. Bentuk pabrik nikel sulfat direncanakan bentuk PT (Perseroan Terbatas) dengan status perusahaan terbuka untuk mendapatkan modal dari penjualan saham dari setiap pemegang saham untuk mengambil sebagian atau banyak saham atau lebih. Kekuasaan tertinggi PT dipegang oleh Rapat Pemegang Saham (RUPS) dan setiap pemegang saham memiliki hak suara dalam rapat umum. Pada perancangan pabrik nikel sulfat, dibuat evaluasi serta penilaian investasi. Dari hasil perhitungan analisa kelayakan maka diperoleh percent profit on sales yaitu 28,73%, percent return on investment sebelum pajak 27,49% dan sesudah pajak 21,44%, pay out time sebelum pajak 3,5 tahun dan sesudah pajak 4,5 tahun, trial IRR 16,74%, break event point 12%, dan shut down point 5%. Kata Kunci : Nikel laterit limonit, Hydrometallurgy, Leaching, Nikel sulfat 
Institution Info

Universitas Diponegoro