Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi
komodifikasi femisida dalam utas di media sosial X terkait film Vina: Sebelum 7
Hari pada akun @neohistoria_id. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes dan
analisis linguistik. Dalam membedah makna denotasi, teks dikaji dengan analisis
linguistik yaitu aspek fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik.
Sedangkan, lima kode pembacaan teks Roland Barthes untuk memahami makna
konotasi temuan penelitian yaitu hemeneutika, proairetik, simbol, kultural, dan
semik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dalam bentuk
screenshot dan copy paste dari data tweet dalam rangkaian utas akun media sosial
X @neohistoria_id. Penelitian ini menggunakan teori standpoint, feminisme
radikal, dan teori new media untuk menganalisis komodifikasi femisida yang
dikonstruksi dalam utas terkait film Vina: Sebelum 7 Hari. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa adanya bentuk komodifikasi femisida dalam utas, penggunaan
bahasa-bahasa seksualitas untuk meningkatkan engagement. Selain itu, kritik
terhadap film Vina: Sebelum 7 Hari yang masih menjadi perbincangan publik
dengan berfokus pada etika penggambaran kekerasan seksual dan seksualitas, yang
dalam beberapa hal dianggap melanggar batasan etika, menimbulkan pro dan kontra
dalam interaktivitas komentar di dalamnya dapat menaikkan jumlah impression.
Impression pada akun media sosial X Blue atau termonetisasi berfungsi untuk
mendapatkan pay out dari pihak X.
Kata Kunci: Utas, Media Sosial X, Film Vina: Sebelum 7 Hari, Semiotika Roland
Barthes.
200 KOM 2024