Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Rumbiana, Antonius Kevin Putra
Belladonna, Maria
Budisulistyo, Trianggoro
Subject
Medicine
Datestamp
2024-12-24 06:37:02
Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang: Nyeri muskuloskeletal merupakan gangguan muskuloskeletal terbanyak
kedua akibat gangguan kerja. Pada mahasiswa, nyeri muskuloskeletal sering terjadi
dikarenakan beberapa faktor lingkungan seperti duduk yang terlalu lama, penggunaan alas
kaki yang kurang ergonomis (sepatu hak tinggi), dan peningkatan aktivitas yang terjadi
dikarenakan jadwal akademik. Selain itu, kekurangan pemenuhan akan kebutuhan Vitamin D
juga menjadi faktor yang dikaitkan dengan timbulnya Nyeri Muskuloskeletal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D dengan derajat
nyeri muskuloskeletal pada mahasiswa kedokteran Universitas Diponegoro.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain
penelitian cross sectional. Proses pencarian sampel menggunakan metode consecutive
sampling dan uji statistik menggunakan uji korelasi Pearson. Subjek dari penelitian ini
adalah Mahasiswa Semester 4 dan Semester 6 Program Studi Kedokteran Universitas
Diponegoro Tahun 2024, yang memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah sampel sebanyak 60
sampel. Data penelitian ini merupakan data primer yang diambil oleh peneliti.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan bermakna antara kadar vitamin
D terhadap derajat nyeri muskuloskeletal (p=0,61).
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara kadar
vitamin D terhadap derajat nyeri muskuloskeletal.
Kata kunci : gangguan muskuloskeletal, kadar vitamin D, derajat nyeri muskuloskeletal, Nordic Body Map