DETAIL DOCUMENT
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETIL ASETAT DAN EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) PADA TIKUS YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Ramadhani, Rizka Fajriana Putri
Sunarsih, Endang Sri
Utami, Widyaningrum
Subject
Medicine 
Datestamp
2024-12-30 03:35:11 
Abstract :
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditunjukkan dengan kondisi hiperglikemia kronik serta gangguan metabolisme tubuh. Bunga Telang berpotensi sebagai antidiabetes pada tikus. Tujuan: Mengetahui kadar total flavonoid ekstrak bertingkat bunga Telang dan mengetahui aktivitas antidiabetes ekstrak bertingkat etil asetat dan ekstrak bertingkat etanol bunga Telang dalam penurunan kadar glukosa darah Metode: Bunga Telang dalam bentuk serbuk simplisia yang telah distandarisasi, diekstraksi dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan etanol. Ekstrak yang dilakukan karakterisasi dan pengujian kadar flavonoid total. Ekstrak bertingkat etil asetat dan etanol dengan variasi dosis 150mg/kgBB dan 300 mg/kgBB. diuji secara in vivo pada tikus wistar diinduksi aloksan. Penurunan kadar glukosa darah dianalisis dengan metode GOD-PAP setelah pemberian ekstrak selama 0 hari, 7 hari, dan 14 hari. Analisis data dilakukan menggunakan one way annova dan dilanjutkan dengan post hoc LSD. Hasil: Kadar flavonoid total ekstrak bertingkat etanol (180,95 mg RE/g) lebih tinggi dibandingkan ekstrak bertingkat etil asetat (166,47 mg RE/g). Pemberian ekstrak menunjukkan penurunan kadar glukosa darah dengan hasil uji statistik yang berbeda bermakna terhadap kontrol negatif sedangkan dosis efektif dalam penurunan kadar glukosa darah adalah ekstrak etil asetat dosis 300mg/kgBB menunjukan perbedaan tidak bermakna dengan metformin (0,165) Kesimpulan: Ekstrak bertingkat etil asetat dosis 300mg/kgBB menunjukkan aktivitas antidiabetes terbaik 
Institution Info

Universitas Diponegoro