DETAIL DOCUMENT
EVALUASI RENCANA GUNA LAHAN PERMUKIMAN RDTR KECAMATAN BANGSRI TAHUN 2023-2043 BERDASARKAN POTENSI KESESUAIAN LAHAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Saniyah, Saniyah
Subject
Engineering 
Datestamp
2024-12-24 03:35:27 
Abstract :
Kecamatan Bangsri akan menghadapi peningkatan kebutuhan lahan permukiman akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan infrastruktur yang pesat dengan status baru sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) dalam RTRW Kabupaten Jepara 2023-2043. Laju pertumbuhan Kecamatan Bangsri 0,62% (2010-2020) denngan kepadatan penduduk yang tinggi. RDTR Kecamatan Bangsri telah merencanakan pengembangan kawasan permukiman jangka panjang, 2023-2043. Untuk menghindari dampak lingkungan dan lebih memastikan daerah mana saja yang sesuai untuk pengengembangan permukiman berdasarkan karakteristik fisik dan peraturan atau regulasi yang ada, Dengan ini dilakukan penelitian evaluasi rencana guna lahan permukiman RDTR Kecamatan Bangsri Tahun 2023-2043 berdasarkan potensi kesesuaian lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi rencana guna lahan permukiman RDTR kecamatan bangsri tahun 2023-2043 berdasarkan potensi kesesesuaian lahan. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial menggunakan Geographic Information System (GIS). Analisis spasial yang digunakan yaitu skoring, buffer, dan overlay. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan dalam analisis karakteristik permukiman, perhitungan analisis rencana kebutuhan lahan, dan perhitungan analisis daya dukung, daya tampung dan kelayakan permukiman. sedangkan proses skoring, buffer, dan overlay digunakan dalam analisis kesesuaian rencana lahan permukiman berdasarkan fungsi kawasan, kesesuaian lahan permukiman dan kesesuaian terhadap daya dukung dan daya tampung kelayakan Kecamatan Bangsri. Analisis kelayakan jangkauan rencana prasarana menunjukkan kebutuhan perbaikan rencana pada jaringan air bersih dan listrik di beberapa desa, serta tambahan 18 sarana kesehatan praktek dokter dan 1 pusat perekonomian. Hasil penelitian ini adalah peta evaluasi potensi kesesuaian rencana guna lahan permukiman RDTR Kecamatan Bangsri tahun 2023-2043. Sebanyak 4.890,72 Ha atau 92,5% dari keseluruhan rencana dalam klasifikasi sesuai (S1, S2 dan S3), Sedangkan 7,5% atau 82,8 Ha berstatus tidak sesuai (N1 dan N2) karena memiliki beberapa faktor penghambat dominan diantaranya berada di sempadan sungai, sempadan pantai, area lahan sawah dilindungi (LSD), fungsi kawasan lindung, kelerengan >45%, rawan bencana gerakan tanah tinggi, daya dukung dan daya tampung permukimannya rendah, serta sangat jauh dari jangkauan prasarana dan sarana lingkungan. Berdasarkan penemuan rencana pengembangan permukiman di daerah berstatus tidak sesuai (N1 dan N2) tersebut, dapat dikatakan bahwa perencanaan pengembangan permukiman dari RDTR Kecamatan Bangsri tahun 2023-2043 tidak presisi dan tidak memperhatikan aspek potensi kesesuaian lahan. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi relokasi lahan yang tidak sesuai (N1 dan N2) ke area yang lebih sesuai, optimalisasi penggunaan lahan yang sangat sesuai, serta peningkatan prasarana untuk mendukung kebutuhan masa depan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam rencana pengembangan permukiman oleh RDTR Kecamatan Bangsri, guna mengurangi risiko kerusakan lingkungan dan memastikan ketersediaan prasarana yang memadai untuk pertumbuhan penduduk di masa mendatang. Kata Kunci: Evaluasi permukiman, Kesesuaian lahan, kebutuhan lahan, GIS. 
Institution Info

Universitas Diponegoro