Abstract :
ABCDEF Bundle adalah intervensi terstruktur yang bertujuan untuk mencegah faktor resiko penyebab Post Intensive Care Syndrome (PICS) pada pasien. Tingginya kejadian Post Intensive Care Syndrom (PICS) berkaitan dengan kompetensi perawat. Kompetensi perawat dapat diukur melalui tingkat pengetahuan dalam implementasi ABCDEF Bundle. Keberhasilan implementasi
Bundle ini sangat bergantung pada pengetahuan perawat yang bertugas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan perawat tentang implementasi ABCDEF Bundle di ICU RSPAD Gatot Soebroto. Selain itu, penelitian juga bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan perawat berdasarkan karakteristik seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, lama bekerja, status kepegawaian, dan pelatihan terkait perawatan ICU.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survei dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian melibatkan total populasi perawat ICU yang memenuhi kriteria inklusi (n=91). Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 38 pertanyaan terkait pengetahuan tentang komponen ABCDEF Bundle.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat ICU RSPAD Gatot Soebroto memiliki pengetahuan cukup baik (60,2%), sementara 25,8% memiliki pengetahuan baik dan 14% kurang. Pengetahuan tentang komponen A (pengelolaan nyeri) dan B (uji terbangun dan napas spontan) lebih tinggi dibandingkan dengan
komponen E (mobilisasi dini) dan F (pemberdayaan keluarga).
Pelatihan berkelanjutan, peningkatan pemahaman melalui pendidikan serta pengalaman kerja yang lebih mendalam serta evaluasi rutin diperlukan untuk memastikan implementasi Bundle secara optimal dan meningkatkan kualitas perawatan pasien kritis.