Abstract :
Di era sekarang, tempat wisata menjadi keunggulan suatu daerah, terutama di
Indonesia. Hal ini memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah, dan swasta. Kota
Semarang memiliki ikon wisata religi yang terkenal, yaitu Klenteng Sam Poo Kong.
Klenteng ini merupakan bekas persinggahan pertama seorang Laksamana bernama
Cheng Ho, yang saat ini menjadi salah satu obyek wisata di Kota Semarang sekaligus
tempat persembahyangan. Dalam keberlangsungan tempat wisata, diperlukan tindakan
revisit intention oleh pengunjung untuk mempertahankan eksistensi tempat wisata
tersebut. Citra destinasi dan daya tarik merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi
revisit intention oleh pengunjung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
citra destinasi dan daya tarik terhadap revisit intention. Tipe penelitian ini adalah
explanatory research dengan pendekatan kuantitatif menggunakan teknik nonprobability sampling dan purposive sampling. Strategi pengambilan sampel dilakukan
dengan menyebarkan kuesioner kepada para pengunjung Klenteng Sam Poo Kong
sebanyak 100 responden melalui metode broadcast dan langsung. Data dianalisis
menggunakan SPSS 25, yang meliputi uji validitas, reliabilitas, koefisien korelasi,
koefisien determinasi, analisis regresi linier sederhana, regresi linier berganda, uji t,
dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra destinasi dan daya tarik
berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention. Keduanya memiliki
korelasi yang kuat terhadap revisit intention. Daya tarik terbukti memiliki pengaruh
yang lebih kuat dalam meningkatkan revisit intention.Saran dalam penelitian ini adalah
pengelola Klenteng Sam Poo Kong Semarang diharapkan dapat memperhatikan lebih
dalam aspek-aspek yang dapat mempengaruhi revisit intention, terutama terkait dengan
menghadirkan inovasi baru dan memperhatikan kenyamanan pengunjung.
Kata Kunci: Citra Destinasi, Daya Tarik, Revisit Intention
183 Business 2024