DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KESESUAIAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH TERHADAP PENETAPAN LAHAN SAWAH DILINDUNGI KECAMATAN NGAMBON KABUPATEN BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Hasyasya, Milza Qoharani
Subject
Engineering 
Datestamp
2024-12-24 07:07:28 
Abstract :
Kecamatan Ngambon sebagai salah satu kecamatan yang memiliki potensi dalam bidang pertanian sebagai sentra utama penghasil singkong, kacang-kacangan, serta pisang. Namun, dari tahun ke tahun telah terjadi penyusutan luas lahan pertanian. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 luas lahan sawah di Kecamatan Ngambon mencapai 2.934 Ha, sedangkan di tahun 2023 tercatat lahan sawah di Kecamatan Ngambon seluas 845 Ha dari total luas pola ruang di Kecamatan Ngambon. Penurunan luas lahan pertanian di Kecamatan Ngambon telah beralih fungsi, sangat menghawatirkan sebab lahan sawah merupakan sumber penyedia pangan dan alih fungsi terus terjadi sehingga dapat mengancam ketersediaan pangan. Berdasarkan survey awal yang telah ditemukan beberapa permasalahan terkait dengan adanya lahan sawah dilindungi yang telah ada, yaitu ditemukannya lokasi yang telah ditetapkan sebagai LSD namun tidak sesuai dengan tata ruang maupun hak atas tanah yang ada, kemudian terdapat bangunan lokasi yang telah ditetapkan sebagai LSD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kesesuaian Lahan Sawah Dilindungi dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Hak Atas Tanah sesuai dengan pola ruang eksisting, serta mengetahui kebijakan LSD di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian campuran dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan pengkajian dokumen. Dengan menggunakan teknik analisis overlay dan evaluasi conformance. Hasil analisis yang dilakukan pada kesesuaian lahan sawah dilindungi terhadap RTRW memiliki luas sesuai 611,263 ha dengan tidak sesuai sebesar 124,466 ha. Pada analisis kesesuaian lahan sawah dilindungi terhadap HAT memiliki kesesuaian sebesar 447,694 ha dengan kategori tidak sesuai sebesar 0,374 ha. Hasil yang diperoleh menggunakan evaluasi conformance pada kesesuaian LSD-RTRW terhadap pola ruang eksisting menunjukkan bahwa terdapat 730,50 ha luas kesesuaian dan memiliki kesesaian 99,4% yang masuk dalam kategori kesesuaian tinggi. Pada hak atas tanah ? LSD terhdap pola ruang eksisting memiliki kesesuaian 443,30 ha dengan hasil evaluasi conformance 49,7% yang masuk dalam kategori kesesuaian sedang yang masih perlu evaluasi dan sedikit penyesuaian. Kata Kunci: Lahan Sawah Dilindungi, Rencana Tata Ruang Wilayah, Hak Atas Tanah, Analisis Spasial, Kesesuaian Lahan 
Institution Info

Universitas Diponegoro