DETAIL DOCUMENT
MODIFIKASI MESIN PENGERING KUNYIT HYBRID MENGGUNAKAN PEMANAS KOLEKTOR SURYA DAN HEATER LISTRIK PANEL SURYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
FATHURRAHMAN, MOCHAMAD NAUVAL
Subject
Engineering 
Datestamp
2024-12-27 02:26:59 
Abstract :
Kunyit termasuk dalam keluarga jahe-jahean dan memiliki berbagai kegunaan, seperti bumbu masak, bahan baku obat-obatan, jamu tradisional, kosmetik, serta berbagai produk olahan makanan dan minuman. Untuk mencegah kerusakan kunyit selama penyimpanan, dilakukan proses pengeringan untuk mengurangi kadar airnya, sehingga memperlambat proses pembusukan. Sebagai solusi untuk pengeringan kunyit, dikembangkan mesin pengering hybrid. Mesin ini menggunakan dua sumber panas: kolektor surya dan pemanas (heater), yang dapat dioperasikan dengan menggunakan baterai atau listrik dari jaringan PLN. Proses pengeringan pada mesin ini beroperasi dalam dua mode berdasarkan sumber panasnya. Pada mode 1, pengeringan dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama (09.00-15.00) menggunakan kolektor surya saja, dan tahap kedua (16.00-20.00) menggunakan pemanas berbasis baterai. Pada mode 2, tahap pertama (09.00-15.00) menggunakan kolektor surya dan pemanas berbasis baterai, dan tahap kedua (16.00-20.00) menggunakan pemanas berbasis baterai dan listrik dari jaringan PLN. Kedua mode ini menghasilkan kunyit kering dengan kualitas yang serupa, tetapi suhu yang dicapai berbeda: mode 1 mencapai suhu rata-rata ruang pengering 42,5°C, sedangkan mode 2 mencapai 41,5°C, tergantung pada kondisi cuaca. Hasil menunjukkan bahwa pada mode 1 dapat menyusutkan kunyit dari 1000 gram menjadi 165 gram dengan efisiensi pengeringan 9,8%, sedangkan pada mode 2 dapat menyusutkan kunyit dari 1000 gram menjadi 169 gram dengan efisiensi pengeringan 7%. Kata Kunci: Hybrid, Matahari, Pengeringan, Panel Surya, Pengurangan Massa, Efisiensi 
Institution Info

Universitas Diponegoro