DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Selebriti dalam Pencalonan Anggota Legislatif terhadap Perilaku Pemilih: Studi Kasus Pencalonan Komeng sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Dapil Kota Bekasi 4 Tahun 2024
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Alamsyah, Fadzli Ramadhan
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2024-12-27 05:19:30 
Abstract :
Penelitian ini menyelidiki pengaruh selebriti terhadap perilaku pemilih dalam konteks pencalonan Komeng sebagai calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Kota Bekasi 4 pada Pemilu 2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 100 responden, penelitian ini menganalisis data melalui serangkaian uji statistik, termasuk uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, uji korelasi, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif (r = 0,805) antara variabel pengaruh selebriti dan perilaku pemilih, mengindikasikan pengaruh yang kuat. Meskipun demikian, tingkat pengaruh selebriti dikategorikan sebagai sedang, dengan 78% responden merasakan pengaruh selebriti dalam proses pengambilan keputusan mereka. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa daya tarik dan reputasi positif Komeng sebagai selebriti memainkan peran krusial dalam menarik perhatian dan membangun kepercayaan di kalangan pemilih. Faktor-faktor sosiologis seperti jenis kelamin, latar belakang etnis, dan nilai-nilai agama juga terbukti mempengaruhi perilaku pemilih, sementara pertimbangan rasional seperti kondisi ekonomi pribadi dan nasional relatif kurang dominan. Temuan menarik lainnya adalah dominasi pengaruh selebriti pada kelompok usia produktif (18-45 tahun), yang menunjukkan kecenderungan untuk memilih berdasarkan popularitas semata tanpa mempertimbangkan aspek-aspek penting lainnya. Studi ini menyarankan perlunya peningkatan literasi politik dan kesadaran kritis di kalangan pemilih agar mereka dapat mengevaluasi calon secara komprehensif, mempertimbangkan visi, misi, program kerja, dan rekam jejak, bukan hanya popularitas semata. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam peran media sosial dan isu-isu lokal dalam membentuk perilaku pemilih di Indonesia, serta memperluas cakupan studi ke daerah pemilihan dan calon lain untuk generalisasi yang lebih luas. Kata Kunci: Pengaruh Selebriti, Perilaku Pemilih, Pemilu 
Institution Info

Universitas Diponegoro