DETAIL DOCUMENT
EVALUASI OUTPUT & OUTCOME KEBIJAKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA KE PURBALINGGA FOOD CENTER TAHUN 2021 - 2024
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Nuraini, Hanisa Dwi
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2024-12-27 05:34:15 
Abstract :
Purbalingga memiliki jumlah pedagang kaki lima yang tidak sedikit, ada tersebar hampir menyeluruh di setiap kecamatan. Kumpulan keberadaan pedagang kaki lima terbesar di Purbalingga berada di alun ? alun yang mana sudah ada sejak dulu hingga fungsi alun ? alun berubah menjadi pusat kuliner. Oleh sebab itu, kebijakan relokasi pedagang kaki lima di kawasan Alun ? Alun Purbalingga dilakukan sebagai upaya yang ditempuh Pemerintahan Kabupaten Purbalingga untuk mengembalikan Alun ? Alun Purbalingga sesuai dengan fungsinya sebagai ruang publik, tanpa mengkesampingkan keberadaan para PKL yang berjualan disana. Untuk itu, dibangun sebuah sentra kuliner baru yang lebih representatif yang disebut dengan Purbalingga Food Center sesuai dengan Peraturan Bupati Purbalingga Nomor 94 Tahun 2019. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis output (hasil) dan outcome (dampak) dari adanya kebijakan relokasi ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Ripley untuk output dan K. Bennet dan Rockwell untuk outcome. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang mana data diperoleh dari proses wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa evaluasi terhadap output dan outcome dari kebijakan relokasi ini belum dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Pedagang belum menerima kegiatan pemberdayaan secara konsisten sehingga belum mampu memasarkan produknya secara online. Alhasil, para pedagang hanya mengandalkan konsumen yang datang langsung ke Purbalingga Food Center saja yang mana jumlahnya kian berkurang. Pengawasan yang tidak ketat mengakibatkan tumbuhnya pedagang liar di depan Purbalingga Food Center dan di Alun ? Alun Purbalingga yang secara tidak langsung berimbas terhadap para pedagang di Purbalingga Food Center. Tujuan alun ? alun direvitalisasi pun gagal dengan tumbuhnya pedagang liar disana. Pemerintah Purbalingga dapat mempertimbangkan langkah ? langkah yang lebih bijaksana ke depannya berkaca dari hasil dan dampak dari keputusan sebelumnya. Kata kunci : Relokasi, Pedagang Kaki Lima, Purbalingga Food Center 201 PEM 2024 
Institution Info

Universitas Diponegoro