DETAIL DOCUMENT
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Awam Terkait Pertolongan Pertama Korban Cedera Lalu Lintas Di Jl. Setiabudi Kota Semarang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Fadhlurrahman, Moh. Alfan
Rochana, Nana
Subject
Medicine 
Datestamp
2024-12-27 06:54:01 
Abstract :
Pendahuluan: Pertolongan pertama adalah tindakan darurat sementara untuk menyelamatkan nyawa, mencegah kecacatan lebih parah, meredakan rasa sakit, mencegah infeksi, dan merencanakan transportasi medis korban. Namun, di lokasi kejadian kecelakaan, masyarakat sering ragu menolong karena kurangnya pengetahuan. Pentingnya pengetahuan pertolongan pertama harus disadari, sehingga kampanye peningkatan kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Dengan pengetahuan yang memadai, masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama dengan tepat dan menyelamatkan korban dari cedera serius. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif survey melalui pendekatan study cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teknik accidental sampling. Perhitungan sampel menggunakan rumus lemeshow sehingga ditemukan total responden sebanyak 215 masyarakat awam yang tinggal atau beraktivitas di sekitar Jl. Setia Budi. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen yaitu kuesioner data karakteristik responden dan kuesioner gambaran pengetahuan masyarakat terkait pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini telah diuji kelayakan etik dan mendapatkan nomor 1.784 / VII / HREG / 2024. Hasil uji validitas kuesioner ini terdapat 6 item domain dari total 8 domain (0,502 ? 0,784 > 0,444) dan hasil uji reliabilitasnya dinyatakan reliabel (0,73 ? 0,7). Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian: Hasil penelitian ini menemukan bahwa 54,9% responden mempunyai pengetahuan yang kurang mengenai teknik pertolongan pertama. Hanya 5,1% dari seluruh responden yang mempunyai pengetahuan baik. Terdapat tiga domain dengan hasil pengetahuan kurang lebih tinggi yaitu domain breathing, mergency system, dan bleeding. Sementara, hanya terdapat dua domain dengan hasil pengetahuan baik lebih tinggi yaitu domain definisi dan tujuan BHD serta circulation. Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan yang kurang mengenai teknik pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Hanya sebagian kecil yang memiliki pengetahuan yang baik, menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya dan cara melakukan pertolongan pertama dengan benar. Penelitian ini juga menemukan kesalahan pemahaman dalam berbagai aspek pertolongan pertama. Kata Kunci: Pertolongan pertama, pengetahuan masyarakat, kecelakaan lalu lintas 
Institution Info

Universitas Diponegoro