DETAIL DOCUMENT
PENGARUH SIKAP TENTANG KONTEN FITFLUENCERS DAN NORMA SUBJEKTIF BEROLAHRAGA TERHADAP MINAT BEROLAHRAGA PADA KARYAWAN MUDA DI SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Tania, Vernandita Refi
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2024-12-27 06:55:11 
Abstract :
Olahraga merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kesehatan, kesejahteraan, produktivitas, dan kinerja karyawan. Konten yang dihasilkan fitfluencers serta lingkungan sosial berpotensi memberikan pengaruh minat berolahraga pada karyawan. Melalui Theory of Reasoned Action, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap tentang konten fitfluencers dan norma subjektif berolahraga terhadap minat berolahraga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitif eksplanatori dengan metode pengambilan sampel non probability sampling dengan purposive sampling. Sampel terdiri dari 35% karyawan dan 65% karyawati berusia 25 ? 35 tahun yang berdomisili di Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap tentang konten fitfluencers (X1) dan norma Subjektif berolahraga (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berolahraga (Y). Lebih spesifik, sikap tentang konten fitfluencers (X1) memberikan pengaruh dominan (89,5%) dibanding norma subjektif berolahraga (8,5%) terhadap minat berolahraga (Y). Selain itu, diperoleh nilai koefisien regresi pada variabel sikap tentang konten fitfluencer (X1) sebesar 0,446 dan variabel norma subjektif berolahraga (X2) sebesar 0,071 dengan nilai konstanta sebesar 0,731. Hal ini mengindikasikan apabila sikap tentang konten fitfluencers (X1) mengalami peningkatan satu satuan, maka minat berolahraga (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,446 dan apabila norma Subjektif berolahraga (X2) mengalami peningkatan satu satuan, maka minat berolahraga (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,071. Secara parsial, sikap tentang konten fitfluencers (X1) memiliki pengaruh terhadap minat berolahraga pada karyawan (Y) dengan besaran nilai koefisien regresi beta 0,906 dan nilai probabilitas thitung atau signifikansi t memiliki nilai <0,001. Sedangkan, norma subjektif berolahraga (X2) tidak berpengaruh pada minat berolahraga karyawan muda di Semarang dengan besaran nilai koefisien regresi beta 0,88 dengan nilai probabilitas thitung atau signifikansi t memiliki nilai 0,290 (p > 0,05). Hal ini mengindikasikan norma subjektif berolahraga berperan kecil terhadap minat berolahraga jika dibandingkan dengan sikap tentang konten fitfluencers. Kata Kunci: Media Sosial, TikTok, Sikap Terhadap Konten, Fitfluencers, Minat Berolahraga, Norma Subjektif, Konten Digital, Konten Fitness, Sikap Audiens, Theory of Reasoned Action 
Institution Info

Universitas Diponegoro