DETAIL DOCUMENT
PENGARUH SECRETOME TERHADAP LUARAN KLINIS MOTORIK PADA TIKUS WISTAR MODEL STROKE ISKEMIK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Christobed, Asevano
Retnaningsih, Retnaningsih
Pramukarso, Dodik Tugasworo
Pudjonarko, Dwi
Suryawati, Herlina
Andhitara, Yovita
Subject
Medicine 
Datestamp
2024-12-30 08:45:21 
Abstract :
Latar belakang: Terapi trombolitik recombinant tissue Plasminogen Activator (rtPA) terapi stroke iskemik fase hiperakut yang efektif, namun memiliki waktu terapeutik yang sempit sehingga membatasi penggunaannya. Secretome memiliki kemampuan meningkatkan angiogenesis, neurogenesis, modulasi sistem imun dan menurunkan kematian sel. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah tikus Wistar (Rattus norvegicus) sebanyak 27 ekor, usia 12-16 minggu, berat 250-300 gram. Hewan coba kemudian dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok K tikus normal, kelompok E1 yang diberikan 300 ?L secretome intravena, dan kelompok E2 yang diberikan 300 ?L normal saline intravena. Kelompok E1 dan E2 dilakukan ligasi Carotid Communis Arteri (CCA) kiri. Kemudian sampel diperiksa luaran klinis motorik dengan Grid Walking Test pada hari ke-1, ke-7, dan ke 21. Hasil: Rata-rata luaran klinis motorik lebih baik secara signifikan pada kelompok yang mendapatkan secretome intravena dibandingkan dengan kelompok kontrol dan kelompok yang mendapatkan normal saline intravena. Secretome berkeja dengan meningkatkan angiogenesis mencegah apoptosis sel otak sehingga dapat menghasilkan luaran klinis yang lebih baik. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan terdapat potensi terapi dari Secretome pada kasus stroke iskemik. Secretome berpengaruh dan menghasilkan luaran klinis motorik yang lebih baik. 

File :
Abstrak.pdf
Institution Info

Universitas Diponegoro