DETAIL DOCUMENT
PRA RANCANGAN PABRIK ASETON DARI ISOPROPIL ALKOHOL MENGGUNAKAN METODE OKSIDASI ISOPROPANOL KAPASITAS 36.700 TON/TAHUN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
GAUTAMA, BONAVENTURA MAHENDRA
Subject
Chemical Engineering 
Datestamp
2024-12-30 02:01:55 
Abstract :
Pabrik Aseton dari Isopropil Alkohol akan dibangun di Kawasan Industri Estate Cilegon, Banten dan beroperasi selama 330 hari dalam setahun, dengan proses produksi selama 24 jam dalam 1 hari. Pabrik Aseton dirancang dengan kapasitas 36.700 ton/tahun, menggunakan bahan baku Isopropil Alkohol yang diperoleh dari berbagai negara seperti Singapura, China, dan Korea. Perusahaan akan didirikan dengan badan hukum Perseroan Terbatas (PT), dengan jumlah karyawan 117 orang. Luas tanah yang diperlukan adalah 9407 m2 . Proses pembuatan Aseton berlangsung melalui reaksi Oksidasi Isopropanol dalam Reaktor Fixed Bed Multitube, yang beroperasi secara endotermis dengan suhu umpan masuk 140°C dan didapat konversi reaksi sebesar 15-20%. Campuran hasil reaksi keluar reaktor kemudian didinginkan sampai mencapai titik embun sebelum masuk ke kondensor (CD-01). Kemudian fase gas dan cair dipisahkan pada Destilasi I (D-01). Hasil bawah Destilasi I diumpankan ke Menara Distilasi II (D-02) untuk memurnikan aseton hingga 99,5% sebagai produk. Hasil atas D-02 kemudian disimpan pada tangki penyimpan produk (T-02). Sedangkan hasil bawah D-02 diumpankan ke Menara Destilasi III (D-03) untuk memurnikan isopropil alkohol dan aseton yang masih terbawa dan akan di recycle kembali ke mixer untuk di proses. Hasil dari perhitungan efisiensi neraca panas didapatkan 77,38% dan untuk perhitungan Heat Loss didapatkan sebesar 22,61%. Hasil evaluasi ekonomi didapatkan Profit On Sales (POS) sebelum pajak = 5,94% dan sesudah pajak = 4,16%. Return On Investment (ROI) pabrik sebelum pajak adalah 34,58% dan sesudah pajak adalah 24,21%. Dimana batasan ROI pabrik sebelum pajak ialah minimal 11%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak pabrik adalah 2,6 tahun sesudah pajak adalah 3,48 tahun. Dimana batasan POT pabrik sebelum pajak ialah maksimal 5 tahun. IRR = 19%. Break Even Point (BEP) pabrik adalah 19,22%. Syarat BEP maksimal untuk mendapat kredit dari bank yaitu 60%. Shut Down Point = 13,5%. Maka dari hasil evaluasi ekonomi yang dijabarkan diatas. Pabrik Aseton berkapasitas 36.700 ton/tahun layak untuk didirikan. Kata Kunci: Aseton, Oksidasi Isopropanol, Isopropil alkohol, Reaktor fixed bed multitube. 
Institution Info

Universitas Diponegoro