DETAIL DOCUMENT
PERAN MEDIA AL JAZEERA SEBAGAI INSTRUMEN KEBIJAKAN LUAR NEGERI QATAR DALAM KRISIS DIPLOMATIK TAHUN 2017 - 2021
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
SUSILO, HESTIA FADLA
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2024-12-30 02:56:56 
Abstract :
Qatar mengalami krisis hubungan diplomatik akibat dukungan terhadap media Al Jazeera yang berpotensi mempengaruhi opini politik publik dengan kritik sensitif. Beberapa negara Teluk menutup saluran media tersebut untuk menjaga kestabilan rezim dan citra kehormatan negara. Hubungan diplomatik Qatar dengan negara Arab berusaha diperbaiki melalui penggunaan Al Jazeera sebagai strategi soft power untuk mendapatkan persetujuan kebijakan luar negeri dari publik Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran jaringan Al Jazeera sebagai instrumen kebijakan luar negeri dalam krisis diplomatik Qatar pada tahun 2017 sampai 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi kepustakaan, analisis data diperkuat melalui konsep sitem politik kebijakan luar negeri dan teori agenda-setting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan open foreign policy yang dilakukan Qatar melalui media Al Jazeera sebagai alat soft power mampu memberikan pengaruh positif dalam mendukung kebebasan pers di Timur Tengah. Perjuangan Qatar dalam menghadapi isolasi diplomatik dengan negara-negara Teluk ditunjukkan melalui sikap kooperatif dan negosiasi untuk menyelesaikan konflik. Konsep Al Jazeera Effect dan teknik agenda-setting berhasil memperkuat citra positif Qatar di mata dunia sebagai korban blokade yang tidak adil. Penulisan berita Al Jazeera berfokus untuk menumbuhkan empati dan dukungan publik terhadap kebijakan luar negeri Qatar selama krisis diplomatik berlangsung adi tahun 2017 sampai 2021. Kata kunci: Al Jazeera, Krisis Diplomatik, Kebijakan Luar Negeri Qatar 124 HI 2024 
Institution Info

Universitas Diponegoro