Abstract :
Sebagaimana pendidikan diperlukan dalam perkembangan dan kemajuan negara,
sudah sepatutnya pemerintah peduli dengan hak masyarakat atas pendidikan. Masih
ditemukan banyaknya Anak Tidak Sekoah (ATS) di Kabupaten Wonosobo
menunjukkan bahwa masih terdapat permasalahan mengenai pemerataan
pendidikan. Penelitian ini merupakan studi yang menganalisis bagaimana kebijakan
?Mayo Sekolah? di Kabupaten Wonosobo berjalan. Dengan menggunakan teori
implementasi kebijakan dari George Edward III, penulis melakukan analisis untuk
dapat mengetahui bagaimana pengimplementasian kebijakan ?Mayo Sekolah? di
Kabupaten Wonosobo sebagai upaya pemerintah untuk menekan angka Anak Tidak
Sekolah (ATS). Dari keempat aspek dalam teori Edward III yaitu sumber daya,
komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi, kebijakan ?Mayo Sekolah? memiliki
beberapa kekurangan dalam pengimplementasiannya. Kebijakan ini memang sudah
ada dan berjalan, namun masih terdapat kesalahan fatal yang menjadikan kebijakan
ini tidak efektif, mulai dari sumber data yang tidak valid, tidak teresapnya
anggaran, serta tidak adanya payung hukum yang secara spesifik mengatur tentang
kebijakan tersebut. Hal tersebut memberikan pandangan bahwa sebaik apapun
kebijakan yang telah direncanakan dan bahkan dilakukan, jika titik atau duduk
permasalahan yang diangkat tidak jelas, maka akan berdampak pada pelaksanaan
kebijakan yang tidak baik dan efektif.
Kata Kunci: Pendidikan, Implementasi Kebijakan, Anak Tidak Sekolah
(ATS), ?Mayo Sekolah?.
211/PEM/2024