Institusion
Universitas Diponegoro
Author
THUFAIL, DIVI SAMAGATA AGRIPINA
Subject
Social Science and Political Science
Datestamp
2024-12-30 04:50:42
Abstract :
Penelitian ini mengkaji fenomena caleg kalah yang tetap berpartisipasi
dalam pileg periode berikutnya. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis,
penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif caleg yang mengalami kekalahan
minimal tiga kali kalah. Tujuannya adalah untuk memahami latar belakang nyaleg
lagi dan mengetahui bagaimana respons caleg terhadap kekalahan. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan melibatkan caleg dari Partai
Amanat Nasional (PAN) di Kota Semarang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP) di Kabupaten Tegal, serta Partai Nasdem di Kabupaten Pemalang. Temuan
menunjukkan bahwa benang merah latar belakang nyaleg adalah
lingkungan/keluarga yang dekat dengan politik dan aktivitas sosial caleg kalah yang
terbiasa dengan aktivitas partai politik. Meskipun begitu, terdapat variasi latar
belakang nyaleg seperti latar belakang pengalaman, pemahaman, dan perekrutan.
Selain itu, respon caleg kalah ketika gagal dalam kontestasi pemilu adalah
melakukan perubahan kognitif (Cognitive Change) atau melakukan perubahan
berpikir, yakni mengubah pemikiran negatif menjadi pikiran yang lebih positif.
Berbagai variasi respon yang ditemukan terdiri atas Situation Selection (Pemilihan
Situasi), Situation Modification (Modifikasi Situasi), Attentional Deployment
(Pengarahan Perhatian), dan Response Modulation (Pengaturan Respon).
Kata Kunci: Kekalahan Caleg, Fenomenologi, Pemilihan Legislatif (Pileg),
Regulasi Emosi, Latar Belakang Nyaleg
214/PEM/2024