Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Hani Alviyuliani, Nesia
Hadi, Purnomo
Sari, Desvita
Subject
Medicine
Datestamp
2024-12-30 08:09:55
Abstract :
Latar belakang: Infeksi saluran kemih terkait kateter (CAUTI / Catheter-Associated Urinary Tract Infections) dikarenakan kateter urin yang terpasang di saluran kemih. Terjadinya CAUTI terdapat bakteri patogen yang diperiksa dapat menghasilkan biofilm. Biofilm membentuk lingkungan pelindung dari sel imun dan antimikroba sehingga meningkatkan resiko infeksi kronis dan resistensi antibiotik.
Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh usia, jenis kelamin, komorbid, jenis bakteri, penggunaan kateter urin dan lama penggunaan kateter urin terhadap kemampuan pembentukan biofilm dan pengaruhnya terhadap terjadinya MDRO.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 92 yang berasal dari sampel urin pasien yang menjalani rawat inap di RSUP Kariadi-Semarang. Kemudian dilakukan kultur urin untuk dilanjutkan dengan identifikasi bakteri dan uji kepekaan antibiotik. Selanjutnya uji deteksi biofilm dengan Microtiter Plate Biofilm Assay.
Hasil: Sampel sebanyak 92 sampel, lebih banyak pada kelompok perempuan 63%. Kelompok usia 18-59 tahun menjadi populasi terbanyak sebanyak 65,2%. Sebanyak 53,3% menggunakan kateter urin. Lama penggunaan kateter antara 2-13 hari ditemukan sebanyak 63,3%, Pasien dengan komorbid sebanyak 89,1%. Bakteri gram negatif yang ditemukan terbanyak adalah Escherichia coli 44,6% dan gram positif yaitu Enterococcus faecalis sebanyak 17,4%. Kejadian MDRO ditemukan sebanyak 44,6%. Deteksi biofilm pada bakteri dengan penghasil biofilm lemah 43,5%, dan sedang 42,4%. Terdapat hubungan yang bermakna penggunaan kateter urin terhadap kemampuan pembentukan biofilm (p = 0,011).
Simpulan: Penggunaan kateter urin merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pembentukan biofilm pada pasien ISK. Faktor usia, jenis kelamin, komorbid, lama penggunaan kateter tidak berpengaruh terhadap pembentukan biofilm. Pembentukan biofilm juga tidak berpengaruh terhadap terjadinya MDRO.