Abstract :
Isu penyalahgunaan dana KIP-K yang terjadi di Universitas Diponegoro
menjadi perhatian publik, terutama dalam pemberitaan media online yaitu
Tribunnews. Isu ini penting diteliti karena berkaitan dengan transparansi dan
akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan yang seharusnya dapat diakses oleh
mahasiswa yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola
pemberitaan dan aspek yang diangkat media, serta memahami bagaimana media
berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat dan mendorong
transparansi kebijakan pendidikan indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Teori yang
digunakan adalah agenda setting dan teori tanggung jawab sosial untuk memahami
bagaimana media menyoroti dan menggambarkan suatu isu. Hasil penelitian
menunjukkan pola pemberitaan dan keunggulan dari beberapa kategori yaitu judul
"konotatif", narasumber "mahasiswa", frasa utama "tindak lanjut institusi", gaya
penulisan isi "deskriptif", tema pemberitaan "penyalahgunaan program KIP-K",
sentimen pemberitaan "negatif". Media ini disarankan untuk tidak hanya
menonjolkan sisi negatif, akan terapi membahas solusi untuk membangun opini
publik yang lebih positif dan mendorong Perubahan dalam pengelolaan dana
pendidikan.
Kata kunci: Analisis Isi kuantitatif, Agenda Setting, Klaus, Penyalahgunaan
dana KIP-K, Tribunnews.
244 KOM 2024