Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Fat'kha, Izdihar Tsabitah
Subject
Social Science and Political Science
Datestamp
2024-12-30 06:10:20
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perempuan memaknai pengalaman mom shaming yang dilakukan oleh mertuanya melalui pendekatan fenomenologi. Fokus penelitian ini adalah pengalaman subjektif para perempuan yang telah menjadi ibu mendapatkan tindakan mom shaming dari mertua. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Coordinated Management of Meaning (CMM). Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang membantu penulis untuk melakukan eksplorasi mendalam terhadap setiap pengalaman informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat orang individu yang memiliki pengalaman mendapatkan mom shaming dari mertuanya dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini menunjukkan ditemukannya tiga tema induk, yaitu: (1) Mom shaming oleh mertua sebagai ekspresi kontrol sosial melalui kritik, perbandingan, dan standar tradisional, (2) Dinamika emosional dan psikologis perempuan dalam memaknai mom Shaming oleh mertua, dan (3) Pengelolaan dinamika hubungan dengan mertua dalam konteks mom shaming. Informan penelitian ini menungkapkan bahwa mereka memaknai tindakan mom shaming yang dilakukan oleh mertua karena landasan pola pikir mertua yang masih berpegang pada standar pengasuhan tradisional, yang kemudian menciptakan kritik berupa perbandingan, sehingga berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik ibu muda. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dalam merespon tindakan mom shaming dari mertua, terdapat perbedaan yang dilatarbelakangi dinamika hubungan dan kedekatan fisik antara menantu dan mertua.
Kata kunci: Mom shaming, hubungan mertua-menantu, fenomenologi, Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), Coordinated Management of Meaning