Abstract :
Provinsi Jawa Tengah memiliki capaian penilaian yang masih dibilang rendah pada
aspek pengembangan karier berdasarkan penilaian dari Komisi Aparatur Sipil Negara.
Dalam hal ini salah satu yang menjadi masalah yaitu masih terdapat mismatch antara
kebutuhan spesifikasi jabatan dan kualifikasi PNS dalam jabatan sehingga perlu
pemetaan dan penataan pegawai yang tepat serta membangun konsep pengembangan
karier yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
pelaksanaan perencanaan dan pengembangan karier di Pemerintah Provinsi Jawa
Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teori yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu teori career development organization. Hasil
penelitian yang didapat yaitu adanya peraturan pegawai, motivasi pegawai, dan
komitmen pimpinan yang mendukung terlaksananya sistem. Namun, meskipun banyak
pegawai yang berhasil lolos dan terdaftar dalam talent pool, realitanya terjadi
ketidaksesuaian antara jumlah formasi jabatan yang tersedia dan jumlah pegawai yang
siap dipromosikan sehingga menyebabkan ketidakpastian karier dan ketidakpuasan
yang meluas. Dalam prosesnya, terbatasnya jumlah asesor yang tersedia dan kinerja
aplikasi SIMPEG yang belum optimal juga turut menghambat kelancaran pengelolaan
informasi.
Kata Kunci : Rencana Suksesi, Pelaksanaan Rencana Suksesi, Pengembangan Karier
235/Publik/2024