Abstract :
Bank sampah merupakan salah satu strategi yang dibuat pemerintah untuk menangani
permasalahan sampah di Kota Semarang. Oleh karena itu, Bank Sampah Resik Becik hadir
sebagai salah satu bank sampah yang berhasil melakukan pengelolaan dan pendaurulangan
sampah. Namun, penelitian terdahulu menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi masyarakat
adalah salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya efektivitas bank sampah. Berdasarkan
hal tersebut penelitian ini bertujuan menganalisis tahapan partisipasi masyarakat dalam
pengelolaan sampah pada Bank Sampah Resik Becik serta faktor-faktor yang
mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara
mendalam dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah Resik
Becik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat pada tahap pengambilan
keputusan cukup optimal. Pada tahap pelaksanaan keterlibatan masyarakat terlihat dalam
kegiatan pengumpulan, pencatatan, dan penimbangan sampah belum optimal. Pada tahap
pemanfaatan hasil menunjukkan dampak positif secara material, sosial, dan pribadi bagi
masyarakat. Sementara itu, partisipasi masyarakat pada tahap evaluasi sudah optimal. Dalam
pengelolaan sampah terdapat faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat meliputi faktor
internal seperti usia, pendidikan, dan jenis kelamin, yang tidak berpengaruh signifikan terhadap
partisipasi masyarakat. Sebaliknya, faktor eksternal seperti pekerjaan memengaruhi waktu dan
prioritas masyarakat dalam berpartisipasi pada bank sampah. Untuk itu peneliti menyarakan
adanya kerjasama dengan stakeholders lain, melibatkan masyarakat dalam seluruh proses
pengelolaan sampah dan peningkatan edukasi berbasis Circular Economy untuk meningkatkan
kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Partisipasi Masyarakat, Bank Sampah
239/Publik/2024