Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Chasanti, Hiskia Rizki Amanina
Subject
Social Science and Political Science
Datestamp
2024-12-30 08:55:54
Abstract :
Film termasuk ke dalam media massa yang gagasannya dapat mempengaruhi masyarakat
dalam konstruksi realitas. Film dianggap lebih dari sekedar media hiburan masyarakat,
namun juga memiliki peran sebagai media untuk menyampaikan pesan dan mempengaruhi
sikap penontonnya. Film Ipar Adalah Maut (2024) mengangkat tema perselingkuhan yang
kompleks antara suami dan adik ipar. Film ini mengandung refleksi tentang hubungan,
pengkhianatan, dan konsekuensi dari tindakan manusia dalam relasi keluaraga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian perselingkuhan pada film Ipar Adalah
Maut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
deskriptif dengan teknik analisis pembingkaian model William Gamson dan Andre
Modigliani. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori representasi Stuart Hall
dan Thomas Luckmann, dan teori Agenda Setting.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Film Ipar Adalah Maut membingkai perselingkuhan
dengan penekanan pada elemen exemplar dan consequence pada teknik analisis
pembingkaian William Gamson dan Modigliani yaitu berupa adegan contoh tindakantindakan perselingkuhan dan konsekuensi akibat tindak perselingkuhan. Perselingkuhan
digambarkan sebagai suatu tindakan yang terjadi antara seseorang yang memiliki pasangan
sah dengan seseorang lain di luar pernikahan dan melibatkan ketergantungan emosional,
hubungan romantis, serta keterlibatan seksual secara sukarela diantara kedua pihak yang
menjadi pelaku dan rekan perselingkuhan. Pelaku perselingkuhan bekerjasama dengan rekan
perselingkuhan untuk selalu menyiapkan tindakan manipulatif dan defensif untuk
mempertahankan hubungan perselingkuhannya. Rekan perselingkuhan merasa bahwa dirinya
tidak lebih dicintai dari pasangan sah sehingga sering menuntut validasi perasaan dan posisi
dirinya dari pelaku perselingkuhan. Dampak perselingkuhan yang dialami korban berupa
dampak psikologis; sering menyalahkan diri sendiri terkait apa yang terjadi, kehancuran
rumah tangga, perceraian, hingga berdampak kepada psikologis anak. Selain itu,
perselingkuhan yang terjadi dengan saudara ipar juga berdampak pada kehancuran hubungan
keluarga.
Kata Kunci : Perselingkuhan, Keluarga, Hubungan Romantis, Analisis Framing.